mungkin senja
sesekali
yang dapat mewakilkan rinduku padamu...
tak jarang
kudapati ikhlasmu redup
disela nafas yang masih terjerat pada masalalu
wajar
bila kamu takut
toh, keindahan wanita tak lain adalah bergantung pada pendamping hidup
sedangkan dunia seringkali menipu dan menelan kita hidup-hidup...
entah
esok atau lusa
keanehanmu akan tetap ada, pasti
dan selalu...
karena itulah aku ada disisimu
untuk
mengharap senyummu
dan
mengharap senyummu
dan
memintamu
nanti...
ya, sesederhana itu...
ya, sesederhana itu...
sementara kucing masih tertidur dengan manisnya...
puuuuss...
